<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Vatmacwex&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://vatmacwex.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vatmacwex.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Oct 2010 04:02:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='vatmacwex.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Vatmacwex&#039;s Blog</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://vatmacwex.wordpress.com/osd.xml" title="Vatmacwex&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://vatmacwex.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BlankOn 6.0 ombilin</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/25/blankon-6-0-ombilin/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/25/blankon-6-0-ombilin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 04:02:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[BlankOn 6.0 ombilin BlankOn 6.0 (Ombilin) merupakan versi terbaru distribusi BlankOn. Distribusi ini dikembangkan oleh Yasasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn. BlankOn merupakan distribusi khas Indonesia yang menyertakan beragam perangkat lunak yang sering digunakan oleh masyarakat pada umumnya, seperti program perkantoran, aplikasi keuangan, aplikasi Internet, menggambar (baik vektor maupun bitmap), dukungan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=302&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BlankOn 6.0 ombilin<br />
<a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/11.png"><img class="alignleft size-full wp-image-304" title="1" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/11.png?w=470" alt=""   /></a>BlankOn 6.0 (Ombilin) merupakan versi terbaru distribusi BlankOn. Distribusi ini dikembangkan oleh Yasasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn. BlankOn merupakan distribusi khas Indonesia yang menyertakan beragam perangkat lunak yang sering digunakan oleh masyarakat pada umumnya, seperti program perkantoran, aplikasi keuangan, aplikasi Internet, menggambar (baik vektor maupun bitmap), dukungan untuk memainkan beragam format berkas multimedia, serta aplikasi menarik lainnya.<br />
Nama kode Ombilin diambil dari Nama daerah di Padang Sumatera Barat, tempat PLTU Ombilin,<span id="more-302"></span> prasasti Ombilin, sungai Ombilin yang berhulu sungai di Danau Singkarak.<br />
<strong>Yang Baru di Ombilin</strong><br />
Ombilin mempunyai beberapa fitur aplikasi yang memudahkan Anda untuk membantu pekerjaan setiap hari, menikmati hiburan, behubungan melalui fasilitas internet sampai aplikasi pendidikan.<a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/2.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-305" title="2" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/2.png?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Aksara </strong><strong>Nusantara</strong><br />
Ombilin mendukung empat jenis Aksara Nusantara, yaitu Aksara Bugis, Aksara Batak Toba, Aksara Bali dan Aksara Sunda. Aksara-aksara ini adalah aksara khas daerah yang terdapat di daerah Indonesia. Aksara Bali dan Sunda merupakan penambahan terbaru di versi ini.<br />
<a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/31.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-307" title="3" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/31.png?w=300&#038;h=230" alt="" width="300" height="230" /></a><br />
<strong>Kamus Cepat Stardict</strong><br />
Ombilin menyediakan Kamus Stardict yang mendukung penerjemahan Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris. Terjemahan lain yang disediakan melalui Lumbung Paket BlankOn adalah Bahasa Sunda Ke Indonesia dan Bahasa Sunda ke Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia, serta Tesaurus Bahasa Indonesia.</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/4.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-308" title="4" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/4.png?w=300&#038;h=255" alt="" width="300" height="255" /></a><br />
<strong>Peramban Web Chromium</strong><br />
Ombilin menyertakan peramban web Chromium untuk akses cepat ke website kesukaan Anda. Ringan, mudah digunakan dan aman.<br />
<a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/5.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-309" title="5" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/5.png?w=300&#038;h=159" alt="" width="300" height="159" /></a><br />
<strong>Pemutar Lagu Exaile</strong><br />
BlankOn mendukung penuh terhadap dunia hiburan dan dunia desain grafis, Anda bisa menikmati menonton film, mendengarkan musik serta melakukan desain grafis dengan perangkat lunak bebas/terbuka seperti gimp, inskcape, dan sebagainya.<br />
<a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/6.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-310" title="6" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/6.png?w=300&#038;h=213" alt="" width="300" height="213" /></a><br />
<strong>Modem USB Flip=Flop</strong><br />
Akhir-akhir ini sedang booming modem USB flip-flop di mana para pengguna takut jika usb modem mereka tidak terdeteksi di berbagai macam distribusi linux. Ombilin mendukung beragam model dan merek modem USB yang beredar di tanah air sehingga Anda tidak perlu lagi khawatir. Tancap modem dan Anda siap berselancar di Internet dengan Ombilin.<br />
<strong>Album Foto Shotwell</strong><br />
Ombilin menyediakan program album foto Shotwell yang memudahkan Anda dalam mengatur puluhan bahkan ratusan ribu foto digital dalam komputer Anda. Anda dapat dengan mudah pula mengirim foto-foto tersebut ke layanan album foto populer di Internet baik Flickr, Facebook, maupun Picasa.<br />
<a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/7.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-311" title="7" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/7.png?w=300&#038;h=232" alt="" width="300" height="232" /></a><br />
<strong>TuxTyping</strong><br />
Anda dapat melatih kemampuan Anda dalam mengetik dengan menggunakan program TuxTyping. Si kecil di keluarga Anda juga dapat mencobanya.<br />
Lumbung Paket Blankon<br />
Sejak Ombilin, lumbung paket (repository) Ubuntu tidak lagi diperlukan. Pengguna BlankOn hanya membutuhkan lumbung paket yang disediakan oleh BlankOn sendiri. Semua paket yang ada pada lumbung Ubuntu masih tersedia di lumbung BlankOn, jadi Anda sama sekali tidak perlu (bahkan tidak disarankan) untuk memasang lumbung paket Ubuntu pada instalasi BlankOn Anda.<br />
Arsitektur Amd64<br />
Sejak Ombilin, arsitektur AMD64 kembali didukung oleh BlankOn setelah sebelumnya pasif. Kini Anda dapat memaksimalkan kemampuan komputer 64-bit Anda dengan Ombilin.<br />
Unduh Sekarang Juga<br />
Ombilin dapat diunduh dari Pusat Unduhan CD BlankOn berupa Live CD. Terlepas dari apapun sistem operasi yang Anda jalankan, Live CD akan memberi keuntungan lebih, lengkap dengan aplikasi umum, semua berjalan dari drive CD Anda – hard drive Anda tidak akan disentuh sama sekali. Dan Apabila Anda menginginkan BlankOn Ombilin berjalan dengan kecepatan penuh maka pasang BlankOn Ombilin ke komputer Anda.<br />
Pengguna lama BlankOn versi sebelumnya juga dapat menaikkan versi ke versi 6 melalui program Synaptic yang tersedia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/302/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=302&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/25/blankon-6-0-ombilin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/11.png" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/2.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/31.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/4.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/5.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/6.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/7.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Shoutmix</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/25/cara-membuat-shoutmix/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/25/cara-membuat-shoutmix/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 03:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[trikz - trikz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Cara membuat buku tamu dengan shoutmix.com Ternyata tidak hanya di acara hajatan saja, buku tamu ( Guestbook ) banyak digunakan dan diaplikasikan dalam blog &#8230; terbukti sangat berguna sebagai sarana interaksi antara pemilik blog dan sesama pengunjung. Sebagai salah satu aplikasi yang menarik dan bisa menghidupkan suasana blog itu sendiri &#8230; Nah, kali ini saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=298&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara membuat buku tamu dengan shoutmix.com<br />
Ternyata tidak hanya di acara hajatan saja, buku tamu ( Guestbook ) banyak digunakan dan diaplikasikan dalam blog &#8230; terbukti sangat berguna sebagai sarana interaksi antara pemilik blog dan sesama pengunjung. Sebagai salah satu aplikasi yang menarik dan bisa menghidupkan suasana blog itu sendiri &#8230;  Nah, kali ini saya akan menulis artikel bagaimana cara membuat buku tamu dengan www.shoutmix.com untuk para pemula.<a href="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/create_button.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-299" title="create_button" src="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/create_button.gif?w=470" alt=""   /></a><span id="more-298"></span></p>
<p>Untuk membuatnya sangatlah mudah, silakan ikuti langkah2 yang saya tulis dibawah ini :<br />
1.	Kunjungi situs www.shoutmix.com, dan seperti biasa, anda harus terlebih dahulu mendaftar dengan klik tulisan Sign Up.<br />
2.	Jika sudah tedaftar, dan di terima jadi anggota shoutmix, silahkan anda Login dengan ID anda.<br />
3.	Pada kolom yang berjudul Style, klik menu Appearance.<br />
4.	Silahkan klik menu Pulldown di samping tulisan Load From Preset untuk mengatur tampilan buku tamu anda, silahkan pilih yang sesuai dengan keinginan anda. Jika sudah selesai klik Save Setting.<br />
5.	Untuk mendapatkan kode HTML dari shoutbox anda, silahkan klik Use Shoutbox yang berada di bawah menu Quick Start.<br />
6.	Klik tulisan Place Shoutbox on web page. Isi lebar dan tinggi shoutbox yang di inginkan<br />
7.	Copy seluruh kode HTML yang ada pada text area yang berada di bawah tulisan Generated Codes, lalu simpan di program Notepad anda.<br />
8.	Klik Log out yang berada di atas layar anda untuk keluar dari halaman shoutmix anda. Silahkan close situs tersebut.<br />
9.	Selesai.<br />
Untuk pemasangan di sidebar blog anda, ikuti langkah2 berikut :<br />
1.	Silahkan Login dengan ID anda<br />
2.	Klik menu Layout.<br />
3.	Klik Page Element.<br />
4.	Klik Add a Page Element.<br />
5.	Klik tombol Add to Blog yang berada di bawah tulisan HTML/JavaScript.<br />
6.	Tuliskan judul shoutbox anda pada form title. Contoh : Buku tamu, atau Guestbook atau apa saja yang anda suka.<br />
7.	Copy paste kode HTML shoutbox anda di dalam form Content.<br />
8.	Klik tombol Save Changes.<br />
9.	Drag &amp; drop element yang telah anda buat tadi di tempat yang di sukai.<br />
10.	Tekan tombol Save.<br />
11.	Selesai.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/298/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=298&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/25/cara-membuat-shoutmix/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vatmacwex.files.wordpress.com/2010/10/create_button.gif" medium="image">
			<media:title type="html">create_button</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencari unknown device</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/23/mencari-unknown-device/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/23/mencari-unknown-device/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2010 03:02:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[trikz - trikz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Mencari unknown device Langkah 1: Buka Device Manager Langkah 2 : trus keliatan unknown device disini yang ber icon tanda tanya ‘?’ warna kuning, contoh adalah Sound Card yang terdeteksi sebagai unknown device. Langkah 3: Klik Kanan pada unknown device dan klik Properties. kita akan melihat properties dari device tersebut. Langkah 4 : Dibawah window [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=294&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mencari unknown device</strong></p>
<p>Langkah 1:<br />
Buka Device Manager</p>
<p>Langkah 2 :<br />
trus keliatan unknown device disini yang ber icon tanda tanya ‘?’ warna kuning, contoh adalah Sound Card yang terdeteksi sebagai unknown device.</p>
<p>Langkah 3:<br />
Klik Kanan pada unknown device dan klik Properties. kita akan melihat properties dari device tersebut.</p>
<p>Langkah 4 :<br />
Dibawah window properties, lihat tab Details dan pilih Device Instance ID dibawah drop down box yang ada.<br />
<span id="more-294"></span><br />
Langkah 5 :<br />
Saat kita pilih Device Instance ID, kita melihat sesuatu seperti dibawah ini<br />
PCI\VEN_8086&amp;DEV_266E&amp;SUBSYS_3006103C&amp;REV_03\3&amp;B1BFB68&amp;0&amp;F2<br />
Vendor ID dapat dilihat setelah kode VEN dan Device ID berada di sebelah kode DEV. Misalnya, pada contoh diatas, Vendor ID dan Device ID nya adalah…<br />
Vendor ID : 8086<br />
Device ID : 266E</p>
<p>Langkah 6:<br />
Setelah mengetahui Vendor ID dan Device ID, kunjungi situs http://www.pcidatabase.com/. Di dalam situs tersebut kita dapat mencari database informasi perangkat berdasarkan Vendor dan Device ID.<br />
Setelah mengetahui secara detail informasi terkait Vendor dan Device yang sebelumnya tidak diketahui (unknown device), sekarang dapat mencari driver yang cocok melalui situs pembuat perangkat tersebut ataupun melalui search engine seperti www.Google.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/294/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=294&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/23/mencari-unknown-device/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengalamatan IP Address</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/pengalamatan-ip-address/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/pengalamatan-ip-address/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 04:02:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[IP Address]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Pengalamatan IP Address Pengalamatan Dengan IP 1. Overview Pengalamatan bertujuan bagaimana supaya data yang dikirim sampai pada mesin yang sesuai (mesin tujuan) dan bagaimana hal tersebut dapat dilakukan oleh operator dengan mudah. Untuk itu maka data dari suatu host (komputer) harus dilewatkan ke jaringan menuju host tujuan, dan dalam komputer tersebut data akan disampaikan ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=288&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalamatan IP Address<br />
Pengalamatan Dengan IP<br />
1. Overview<br />
Pengalamatan bertujuan bagaimana supaya data yang dikirim sampai pada mesin yang sesuai (mesin tujuan) dan bagaimana hal tersebut dapat dilakukan oleh operator dengan mudah. Untuk itu maka data dari suatu host (komputer) harus dilewatkan ke jaringan menuju host tujuan, dan dalam komputer tersebut data akan disampaikan ke user atau proses yang sesuai. TCP/IP menggunakan tiga skema untuk tugas ini :<br />
1. Addressing<br />
IP address yang mengidentifikasikan secara unik setiap host di jaringan, sehingga dapat menjamin data dikirim ke alamat yang benar.<span id="more-288"></span><br />
2. Routing<br />
Pengaturan gateway untuk mengirim data ke jaringan dimana host tujuan berada.<br />
3. Multiplexing<br />
Pengaturan nomor port dan protokol yang mengirim data pada modul software yang benar di dalam host.<br />
Masing-masing skema penting untuk pengiriman data antar dua aplikasi yang bekerjasama dalam jaringan TCP/IP.<br />
IP address berupa bilangan biner 32 bit dan ditulis sebagai 4 urutan bilangan desimal yang dipisahkan dengan tanda titik. Format penulisan IP adalah : xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx, dengan x adalah bilangan biner 0 atau 1. Dalam implementasinya IP address ditulis dalam bilangan desimal dengan bobot antara 0 – 255 (nilai desimal mungkin untuk 1 byte). IP address terdiri dari bagian jaringan dan bagian host, tapi format dari bagian-bagian ini tidak sama untuk setiap IP address.<br />
Jumlah bit alamat yang digunakan untuk mengidentifikasi jaringan, dan bilangan yang digunakan untuk mengidentifikasi host berbeda-beda tergantung kelas alamat yang digunakan. Ada tiga kelas alamat utama, yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C. Dengan memeriksa beberapa bit pertama dari suatu alamat , software IP bisa dengan cepat membedakan kelas address dan strukturnya. Contoh kelas IP address dapat dilihat pada Gambar 2.6.<br />
Berikut ini diberikan aturan yang membedakan kelas IP address :<br />
a. IP Address kelas A :<br />
bit pertama dari IP address adalah 0<br />
jadi jaringan dengan IP yang byte pertamanya : 0 &#8211; 127<br />
hanya ada kurang dari 128 jaringan kelas A<br />
setiap jaringan kelas A bisa mempunyai jutaan host<br />
b. IP Address kelas B :<br />
bit pertama dari IP address adalah 10<br />
jadi jaringan dengan IP yang byte pertamanya : 128 &#8211; 191<br />
terdapat ribuan jaringan kelas B<br />
setiap jaringan kelas B bisa mempunyai ribuan host<br />
c. IP Address kelas C :<br />
bit pertama dari IP address adalah 110<br />
jadi jaringan dengan IP yang byte pertamanya 192 &#8211; 223<br />
terdapat jutaan jaringan kelas C<br />
setiap jaringan kelas C hanya mempunyai kurang dari 254 host<br />
d. IP Address kelas D :<br />
bit pertama dari IP address adalah 111<br />
nomor jaringan dengan IP yang byte pertamanya lebih dari 223<br />
merupakan address yang dialokasikan untuk kepentingan khusus<br />
Tidak semua alamat jaringan dan alamat host dapat digunakan. Misalnya kita telah membicarakan bahwa alamat dengan desimal pertama lebih dari 233 dialokasikan untuk kepentingan khusus. Dua alamat kelas A, 0 dan 127, juga dialokasikan untuk kepentingan khusus. Jaringan 0 menunjukkan route default (digunakan untuk menyederhanakan aplikasi jaringan dengan membiarkan host lokal dialamatkan dengan cara yang sama seperti remote-host digunakan ketika mengkonfigurasi host) dan jaringan 127 sebagai loopback-address. Selain itu juga ada beberapa alamat host yang disediakan untuk kepentingan khusus ini, misalnya 0 dan 255 dalam semua kelas jaringan. Sebuah IP address dengan semua bit hostnya 0 menunjukkan jaringannya sendiri, misalnya 26.0.0.0 menunjukkan jaringan 26 dan 128.66.0.0 menunjukkan jaringan 128.66. Alamat dalam bentuk ini digunakan dalam tabel routing untuk menunjukkan seluruh jaringan. IP address dengan semua bit host diset satu adalah broadcast address. Suatu alamat broadcast digunakan untuk alamat setiap host dalam jaringan secara simultan. Alamat broadcast untuk jaringan 128.66 adalah 128.66.255.255.<br />
2. Supernetting<br />
Ada dua masalah yang saling berkaitan, antara pemberian suatu kelas alamat pada suatu lembaga. Pertama kelas alamat yang diberikan lebih kecil daripada jumlah host yang akan dihubungkan. Dan yang kedua sebaliknya, kelas alamat yang lebih besar dari host yang akan saling dihubungkan. Supernetting berkaitan dengan metode untuk memanipulasi alokasi alamat yang terbatas sedemikian sehingga semua host yang tersedia dapat dihubungkan ke jaringan. Jadi supernetting adalah menggunakan bit mask alamat asal untuk membuat jaringan yang lebih besar.<br />
3. Subnetting<br />
Masalah kedua yang berkaitan dengan bagaimana membuat suatu alokasi alamat lebih efisien, bila ternyata host yang akan kita hubungkan ke jaringan lebih kecil daripada alokasi alamat yang kita punyai. Yang jelas dengan menggunakan metoda subnetting, bit host IP address direduksi untuk subnet ini. Sebagai contoh, subnet mask diasosiasikan dengan alamat kelas B standart adalah 255.255.0.0. Subnet mask digunakan dengan memperluas bagian jaringan dari suatu alamat kelas B dengan byte tambahan. Misalnya sub mask 255.255.255.0 berarti dua byte pertama mendefinisikan jaringan kelas B, byte ketiga menunjukkan alamat subnet, dan yang keempat baru menunjuk pada host pada subnet yang bersangkutan. Masking yang byte-oriented lebih mudah dibaca dan diartikan, tapi sebenarnya subnet masking bersifat bit-oriented, jadi misalnya seseorang bisa saja membuat sub-mask 255.255.255.192. Tabel 2.1 mengilustrasi efek dari subnet-mask terhadap bermacam-macam alamat jaringan :<br />
IP Address<br />
Subnetmask<br />
Interpretasi<br />
128.66.12.1<br />
255.255.255.0<br />
Host 1 pada subnet 128.66.12.0<br />
130.97.16.132<br />
255.255.255.192<br />
Host 4 pada subnet 130.97.16.128<br />
192.178.16.66<br />
255.255.255.192<br />
Host 2 pada subnet 192.178.16.64<br />
132.90.132.5<br />
255.255.240.0<br />
Host 4.5 pada subnet 132.90.128.0<br />
18.20.16.91<br />
255.255.0.0<br />
Host 16.91 pada subnet 18.20.0.0</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/288/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=288&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/pengalamatan-ip-address/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Remote Dekstop</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/remote-dekstop/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/remote-dekstop/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 03:57:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dekstop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Remote dekstop Langkah-langkah Menjalankan Remote Desktop • Sediakan dua komputer, install salah satu komputer dengan Linux Debian dan komputer lainnya dengan Windows 2000 Server Installasi Windows 2000 Server • Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM • Masukkan CD Install Windows 2000 Server Akan muncul tampilan awal instalasi Windows 2000 Server • Pilih To [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=286&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Remote dekstop<br />
Langkah-langkah Menjalankan Remote Desktop</p>
<p>•	Sediakan dua komputer, install salah satu komputer dengan Linux Debian dan komputer lainnya dengan Windows 2000 Server<br />
Installasi Windows 2000 Server</p>
<p>•	Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM</p>
<p>•	Masukkan CD Install Windows 2000 Server<br />
Akan muncul tampilan awal instalasi Windows 2000 Server</p>
<p>•	Pilih To set up Windows 2000 now, press ENTER. tekan Enter<span id="more-286"></span></p>
<p>•	Setelah muncul Windows 2000 Licensing Agreement.<br />
•	Tekan F8<br />
Masuk ke partition disk<br />
Hapus semua partisi<br />
Buatlah partisi baru dengan mengikuti panduan yang ada<br />
Setelah selesai, tekan Enter dan pilih Format the partition using the NTFS file system</p>
<p>•	Pilih To format the drive, press F</p>
<p>•	Tunggulah selama proses pem-formatan<br />
Jika proses sudah selesai komputer akan secara otomatis melakukan booting ulang<br />
Biarkan komputer anda booting ke harddisk</p>
<p>•	Setelah muncul kotak dialog, pilih next.</p>
<p>•	Tunggulah selama proses Installing device</p>
<p>•	Pada kotak dialog Regional Settings, klik next<br />
Pilih beberapa komponen dengan memberi tanda centang, klik next<br />
Pilih Typical settings, klik next</p>
<p>•	Tunggulah selama proses Instalasi komponen<br />
Setelah selesai, klik Finish. Komputer akan me-restart</p>
<p>•	Setelah komputer sudah ter-install Windows 2000 Server, jalankan komputer<br />
Masuk ke control panel</p>
<p>•	Pilih Add/Remove Programs<br />
Pilih Add/Remove Windows Components</p>
<p>•	Pada menu Components, tandai Terminal Services dan Terminal Services Licensing. Klik next.</p>
<p>•	Pilih Remote administration mode. Klik next</p>
<p>•	Tunggulah selama komputer sedang proses. Klik Finish.<br />
Menjalankan Remote Desktop</p>
<p>•	Pastikan dua komputer anda telah terhubung dalam satu jaringan<br />
Jalankan komputer dengan sistem operasi Linux Debian<br />
Untuk uji coba, masuklah ke root terminal lalu ketik ping [IP Address komputer yang lain]</p>
<p>•	Jika kedua komputer sudah dapat mengenali IP Address komputer yang lainnya, anda sudah dapat menjalankan remote desktop</p>
<p>•	Masuklah ke root terminal, ketikkan rdesktop [IP Address computer yang lain]<br />
Jika komputer yang anda jalankan sudah bisa menampilkan Windows 2000 server, berarti anda telah berhasil menjalankan Remote Desktop</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/286/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=286&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/remote-dekstop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Install Linux Debian</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/cara-install-linux-debian/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/cara-install-linux-debian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 03:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[DEBIAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Cara Menginstall Linux Debian • Ubah booting pertama pada CD ROM melalui BIOS. • Waktu booting awal, akan terdapat tulisan enter to boot. Tekan Enter untuk memulainya. • Masukkan CD install Debian pada CDROM. • Maka akan keluar perintah [Choose your Language] yang digunakan untuk mengatur bahasa yang digunakan untuk pemrograman linux. Pilih saja bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=284&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara Menginstall Linux Debian<br />
•	Ubah booting pertama pada CD ROM melalui BIOS.<br />
•	Waktu booting awal, akan terdapat tulisan enter to boot. Tekan Enter untuk memulainya.<br />
•	Masukkan CD install Debian pada CDROM.<br />
•	Maka akan keluar perintah [Choose your Language] yang digunakan untuk mengatur bahasa yang digunakan untuk pemrograman linux. Pilih saja bahasa English biar mudah dipahami. Itung-itung belajar buat TOEFL.<br />
•	Kemudian akan keluar [Choose your country, territory or area] <span id="more-284"></span>untuk menentukan area atau daerah kita. Buat negara kita tercinta, pilih Other, kemudian Indonesia.<br />
•	Setelah itu kita akan mengatur Keymap to use atau bahasa yang digunakan untuk keyboard yang kita gunakan. Pake defaultnya aja. Jadi langsung tekan Enter.<br />
•	Kemudiam tunggu proses Detecting Hardware. Dan langsung diteruskan proses Scanning CDROM.<br />
•	Kemudian diteruskan dengan Loading Additional Component.<br />
•	Setelah proses loading maka komputer akan kembali meneruskan mendetecting network hardware dari komputer.<br />
•	Setelah detecting hardware network selesai maka komputer akan melakukan Configuring The Network with DHCP. Lalu kemudian keluar proses Configure the Network. Setelah selesai klik Continue. Dan apabila keluar kotak dialog laporan bahwa Network Autoconfiguration failed maka pilih perintah Do Not Configure the Network At This Time. Dan klik enter.<br />
•	Kemudian akan keluar kotak dialog yang memerintahkan kita untuk mengisikan Hostname pada komputer kita. Tuliskan hostname untuk menamai komputer kalian, ato juga sebagai root. Defaultnya debian. Setelah selesai maka klik enter.<br />
•	Setelah itu komputer akan melakukan proses Starting Up Partition.<br />
•	Dan pada Partition Disk pilih Guided-use entire disk. Proses ini biasa disebut Partitioning method.<br />
•	Pada perintah atau kotak dialog Select disk to partition terdapat informasi tentang hardisk yang terpasang pada komputer kita misalnya berapa kapasitas dan apa mereknya. Kemudian pada kotak Partitioning scheme pilih<br />
•	Pilihlah partisi reiserFS yang telah kalian buat sebelumnya. Hapus partisi tersebut dengan memilih Delete the partition. Kemudian pilih kembali partisi tersebut untuk membuat partisi baru (Create a new partition) dan tentukan ukuran dari partisinya pada kotak New Partition Size: dan klik enter.<br />
•	Pada Type for the new partition pilih Primary untuk membuat partisi utama dan Logical untuk partisi kedua atau sekunder.<br />
•	Kemudian pada Use as: pilih area atau fungsi dari partisi berada misalnya pada swaap atau /Ext3, dll.<br />
•	Kemudian klik Mount Point dan akan muncul perintah Mount point for this partition: dan pilih /home -user directories. Pada perintah ini digunakan untuk menentukan partisi menjadi home, /tmp, atau /user, dll. Berikutnya Done setting up the partition, dan akhiri dengan Finish partitioning and write changes to disk. Klik yes.<br />
•	Kemudian akan muncul proses Partitions Formating.<br />
•	Kemudian pada Select a city in your fine zone atau muncul Configure time zone dan pilih kota tempat kita berada. Pemilihan ini digunakan untuk memilih time zone daerah kita. Kalo GMT+7 pilih Jakarta dan akan muncul proses setting up the clock.<br />
•	Lalu muncul Set up users and passwords dan pada Root password yang digunakan untuk password root. Ketikkan password anda dan setelah itu ketik ulang password pada kotak perintah Re-Enter Password to Verity. Kemudian pada full name for the user: ketik nama user anda dan ketik nama user account juga pada kotak user for your account. Kemudian ketik paswordnya pada Chosee a password for new user untuk password usernya. Dan ketik passwordnya lagi pada kotak perintah Re-Enter password to verity.<br />
•	Tunggulah proses Installing the Base system yang dilakukan komputer. Setelah selesai klik enter. Pada Kernel to install pilih Linux-image_2.6-680. Lalu komputer akan melakukan proses installing Kernel dan proses Configuring apt. Pada Configure the package manager klik no dan kemudian klik continue dan pada Configuring Popularity Contest ketik yes pada Participale in the package usage survey?<br />
•	Dan komputer kemudian akan melakukan Select dan Install Software. Dan pada Software Selection pilih Dekstop environment dan Standard system pada Chosee Software to install. Lalu klik Continue. Maka komputer akan kembali pada proses Select dan Install Software.<br />
•	Pada Configuring cupsys-bsd pilih yes or no untuk menjawab do you want to set up the BSD pada Compatibility Server. GRUB (Grand Unified Bootloader) digunakan untuk memilih OS (Operating System) yang dijalankan pada saat pertama kali dinyalakan. Oleh karena itu, jawablah Yes agar bisa memilih OS yang diinginkan.<br />
•	Kemudian Install the GRUB boot loader dan pada kotak dialog install the Grub Loader on a hard disk ketik yes.<br />
•	Dan komputer akan kembali pada proses Instaling GRUB Loader kemudian finishing the instalation dan klik Continue.<br />
•	Installation complete<br />
•	Restart!!!!<br />
•	Setelah komputer hidup kembali masuk pada Terminal dan kemudian loginlah pada Root dengan mengetikka perintah SU dan tuliskan passwordnya.<br />
•	Kemudian ketikkan mount /dev/cdrom<br />
•	Lalu ketikkan apt -cdrom add -m<br />
•	Setelah itu masukkan CD2 sampai ke CD8 dan ulangi perintah tadi.<br />
•	Klik Dekstop kemudian pilih Administration dan klik &amp; pilih Synaptic Package Manager , dan kemudian keluar kotak dialog Quick Introduction dan klik close.<br />
•	Kemudian pilih dan klik Search dan ketikkan Open Office.<br />
•	Lalu pada kotak Package klik pada icon yang akan diinstall dan pilih pilihan Mark for installation.<br />
•	Lalu pada kotak dialog Mark Additional Required Changes dan klik Mark.<br />
•	Kemudian klik apply dan muncul kotak dialog apply the following changes klik apply.<br />
•	Apabila muncul kotak information yang memerintahkan untuk memasukkan CD1 dan klik OK.<br />
•	Tunggu prosesnya lalu kemudian muncul kotak information untuk memasukkan CD maka masukkan Cdnya lalu klik OK.<br />
•	Tunggu prosesnya sampai muncul kotak dialog information lagi untuk memasukkan CD yang lain dan masukkan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=284&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/cara-install-linux-debian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>perintah dasar linux</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/perintah-dasar-linux/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/perintah-dasar-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 03:48:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Perintah dasar linux Sekilas Tentang Command Line Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=280&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><strong>Perintah dasar linux</strong><br />
Sekilas Tentang Command Line<br />
Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.<br />
Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.<br />
Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. <span id="more-280"></span>Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.<br />
Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:<br />
man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.<br />
Contoh:<br />
$ man ls<br />
Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap.<br />
Perintah-Perintah Dasar Linux<br />
Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!<br />
Daftar Perintah Menurut Alfabet<br />
&amp; adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown cp fg find grep gzip halt hostname kill less login logout ls man mesg mkdir more mount mv passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar umount unalias unzip wall who xhost + xset zip<br />
&amp;<br />
Perintah &amp; digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:<br />
wget http://id.wikibooks.org &amp;<br />
Perintah &amp; dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.<br />
Lihat juga:<br />
Silahkan lihat juga perintah bg dan fg.<br />
adduser<br />
Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.<br />
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:<br />
# adduser udin<br />
# passwd udin<br />
Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.<br />
Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama.<br />
alias<br />
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:<br />
$ alias dir=ls<br />
Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:<br />
$ alias dir=ls -ar –color:always<br />
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.<br />
bg<br />
Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &amp;) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.<br />
Lihat juga perintah fg.<br />
cat<br />
Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:<br />
$ cat /nama/suatu/file<br />
cd<br />
Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.<br />
chgrp<br />
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:<br />
# chgrp<br />
chmod<br />
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:</p>
<p>1. r untuk read,<br />
2. w untuk write, dan<br />
3. x untuk execute.<br />
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.<br />
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:<br />
$ chmod ug+rx coba1<br />
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:<br />
$ chmod ug-rx coba1<br />
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).<br />
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:<br />
$ chmod 700 coba2<br />
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:<br />
$ chmod 644 coba3<br />
Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).<br />
chown<br />
Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori<br />
$ chown<br />
cp<br />
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:<br />
$ cp<br />
fg<br />
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.<br />
find<br />
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:<br />
$ find . -name *.doc -print<br />
Contoh hasil:<br />
. /public/docs/account.doc<br />
. /public/docs/balance.doc<br />
. /public/docs/statistik/prospek.doc<br />
./public/docs/statistik/presconf.doc<br />
grep<br />
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.<br />
Format perintah:<br />
$ grep<br />
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:<br />
$ grep marginal<br />
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total<br />
gzip<br />
ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:<br />
$ gzip<br />
Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.<br />
halt<br />
Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.<br />
hostname<br />
Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.<br />
Contoh pemakaian:<br />
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname<br />
localhost.localdomain<br />
kill<br />
Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:<br />
$ kill<br />
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:<br />
ps aux | grep<br />
less<br />
Fungsinya seperti perintah more.<br />
login<br />
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.<br />
logout<br />
Untuk keluar dari sistem.<br />
ls<br />
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.<br />
man<br />
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.<br />
$ man<br />
mesg<br />
Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.<br />
$ mesg y atau mesg n<br />
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.<br />
mkdir<br />
Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a<br />
more<br />
Mempaging halaman, seperti halnya less<br />
mount<br />
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.<br />
$ mount<br />
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)<br />
none on /proc type proc (rw)<br />
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)<br />
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)<br />
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)<br />
mv<br />
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.<br />
passwd<br />
Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.<br />
pwd<br />
Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.<br />
rm<br />
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.<br />
Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!<br />
rmdir<br />
Untuk menghapus direktori kosong.<br />
shutdown<br />
Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.<br />
su<br />
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.<br />
tail<br />
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:<br />
$ tail<br />
talk<br />
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.<br />
tar<br />
Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:<br />
$ tar<br />
Contoh:<br />
$ tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*<br />
Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz<br />
$ tar -xzvf namaFile.tar.gz<br />
Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz<br />
umount<br />
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.<br />
# umount<br />
unalias<br />
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:<br />
$ unalias dir<br />
unzip<br />
Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:</p>
<p>$ unzip<br />
Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.<br />
wall<br />
Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.<br />
# wall Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.<br />
who<br />
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:<br />
$ who<br />
root ttyp0 May 22 11:44<br />
flory ttyp2 May 22 11:59<br />
pooh ttyp3 May 22 12:08<br />
xhost +<br />
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.<br />
xset<br />
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:<br />
$ xset b<br />
$ xset m<br />
zip<br />
Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=280&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/perintah-dasar-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang OSI</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/tentang-osi/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/tentang-osi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 03:38:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang OSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Model Jaringan 7 OSI Layer Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI) Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien. • Model Layer OSI Terdapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=278&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Model Jaringan 7 OSI Layer</p>
<p>Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)<br />
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.<br />
•	Model Layer OSI<br />
Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data <span id="more-278"></span>berlangsung.Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.<br />
•	Open” dalam OSI<br />
“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).Modularity<br />
“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.Modularity<br />
Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat.<br />
Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu.<br />
7 Layer OSI<br />
Model OSI terdiri dari 7 layer :<br />
Struktur tujuh lapis model OSI, bersamaan dengan protocol data unit pada setiap lapisan<br />
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis dengan keterangan sebagai berikut:</p>
<p>1. Application<br />
Application layer terdiri dari bermacam-macam protokol. Misalnya terdapat ratusan jenis terminal yang tidak kompatibel di seluruh dunia. Ambil keadaan dimana editor layar penuh yang diharapkan bekerja pada jaringan dengan bermacam-macam terminal, yang masing-masing memiliki layout layar yang berlainan, mempunyai cara urutan penekanan tombol yang berbeda untuk penyisipan dan penghapusan teks, memindahkan sensor dan sebagainya.<br />
Suatu cara untuk mengatasi masalah seperti di ata, adalah dengan menentukan terminal virtual jaringan abstrak, serhingga editor dan program-program lainnya dapat ditulis agar saling bersesuaian. Untuk menangani setiap jenis terminal, satu bagian software harus ditulis untuk memetakan fungsi terminal virtual jaringan ke terminal sebenarnya. Misalnya, saat editor menggerakkan cursor terminal virtual ke sudut layar kiri, software tersebut harus mengeluarkan urutan perintah yang sesuai untuk mencapai cursor tersebut. Seluruh software terminal virtual berada pada application layer.<br />
Fungsi application layer lainnya adalah pemindahan file. Sistem file yang satu dengan yang lainnya memiliki konvensi penamaan yang berbeda, cara menyatakan baris-baris teks yang berbeda, dan sebagainya. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan penanganan untuk mengatasi adanya ketidak-kompatibelan ini. Tugas tersebut juga merupakan pekerjaan appication layer, seperti pada surat elektronik, remote job entry, directory lookup, dan berbagai fasilitas bertujuan umum dan fasilitas bertujuan khusus lainnya.</p>
<p>2. Presentation<br />
Pressentation layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya, presentation layer memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan.<br />
Satu contoh layanan pressentation adalah encoding data. Kebanyakan pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna saling bertukar data sperti nama orang, tanggal, jumlah uang, dan tagihan. Item-item tersebut dinyatakan dalam bentuk string karakter, bilangan interger, bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam memberi kode untuk menyatakan string karakter (misalnya, ASCII dan Unicode), integer (misalnya komplemen satu dan komplemen dua), dan sebagainya. Untuk memungkinkan dua buah komputer yang memiliki presentation yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan dipertukarkan dapat dinyatakan dengan cara abstrak, sesuai dengan encoding standard yang akan digunakan “pada saluran”. Presentation layer mengatur data-struktur abstrak ini dan mengkonversi dari representation yang digunakan pada sebuah komputer menjadi representation standard jaringan, dan sebaliknya.</p>
<p>3. Session layer<br />
Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.<br />
Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.<br />
Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.<br />
Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.</p>
<p>4. Transport layer<br />
Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke network layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.<br />
Dalam keadaan normal, transport layer membuat koneksi jaringan yang berbeda bagi setiap koneksi transport yang diperlukan oleh session layer. Bila koneksi transport memerlukan throughput yang tinggi, maka transport layer dapat membuat koneksi jaringan yang banyak. Transport layer membagi-bagi pengiriman data ke sejumlah jaringan untuk meningkatkan throughput. Di lain pihak, bila pembuatan atau pemeliharaan koneksi jaringan cukup mahal, transport layer dapat menggabungkan beberapa koneksi transport ke koneksi jaringan yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk membuat penggabungan ini tidak terlihat oleh session layer.<br />
Transport layer juga menentukan jenis layanan untuk session layer, dan pada gilirannya jenis layanan bagi para pengguna jaringan. Jenis transport layer yang paling populer adalah saluran error-free point to point yang meneruskan pesan atau byte sesuai dengan urutan pengirimannya. Akan tetapi, terdapat pula jenis layanan transport lainnya. Layanan tersebut adalah transport pesan terisolasi yang tidak menjamin urutan pengiriman, dan membroadcast pesan-pesan ke sejumlah tujuan. Jenis layanan ditentukan pada saat koneksi dimulai.<br />
Transport layer merupakan layer end to end sebenarnya, dari sumber ke tujuan. Dengan kata lain, sebuah program pada mesin sumber membawa percakapan dengan program yang sama dengan pada mesin yang dituju. Pada layer-layer bawah, protokol terdapat di antara kedua mesin dan mesin-mesin lain yang berada didekatnya. Protokol tidak terdapat pada mesin sumber terluar atau mesin tujuan terluar, yang mungkin dipisahkan oleh sejumlah router. Perbedaan antara layer 1 sampai 3 yang terjalin, dan layer 4 sampai 7 yang end to end. Hal ini dapat dijelaskan seperti pada gambar 2-1.<br />
Sebagai tambahan bagi penggabungan beberapa aliran pesan ke satu channel, transport layer harus hati-hati dalam menetapkan dan memutuskan koneksi pada jaringan. Proses ini memerlukan mekanisma penamaan, sehingga suatu proses pada sebuah mesin mempunyai cara untuk menerangkan dengan siapa mesin itu ingin bercakap-cakap. Juga harus ada mekanisme untuk mengatur arus informasi, sehingga arus informasi dari host yang cepat tidak membanjiri host yang lambat. Mekanisme seperti itu disebut pengendalian aliran dan memainkan peranan penting pada transport layer (juga pada layer-layer lainnya). Pengendalian aliran antara host dengan host berbeda dengan pengendalian aliran router dengan router. Kita akan mengetahui nanti bahwa prinsip-prinsip yang sama digunakan untuk kedua jenis pengendalian tersebut.</p>
<p>5. Network layer<br />
Network layer berfungsi untuk pengendalian operasi subnet. Masalah desain yang penting adalah bagaimana caranya menentukan route pengiriman paket dari sumber ke tujuannya. Route dapat didasarkan pada table statik yang “dihubungkan ke” network. Route juga dapat ditentukan pada saat awal percakapan misalnya session terminal. Terakhir, route dapat juga sangat dinamik, dapat berbeda bagi setiap paketnya. Oleh karena itu, route pengiriman sebuah paket tergantung beban jaringan saat itu.<br />
Bila pada saat yang sama dalam sebuah subnet terdapat terlalu banyak paket, maka ada kemungkinan paket-paket tersebut tiba pada saat yang bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya bottleneck. Pengendalian kemacetan seperti itu juga merupakan tugas network layer.<br />
Karena operator subnet mengharap bayaran yang baik atas tugas pekerjaannya. seringkali terdapat beberapa fungsi accounting yang dibuat pada network layer. Untuk membuat informasi tagihan, setidaknya software mesti menghitung jumlah paket atau karakter atau bit yang dikirimkan oleh setiap pelanggannya. Accounting menjadi lebih rumit, bilamana sebuah paket melintasi batas negara yang memiliki tarip yang berbeda.<br />
Perpindahan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya juga dapat menimbulkan masalah yang tidak sedikit. Cara pengalamatan yang digunakan oleh sebuah jaringan dapat berbeda dengan cara yang dipakai oleh jaringan lainnya. Suatu jaringan mungkin tidak dapat menerima paket sama sekali karena ukuran paket yang terlalu besar. Protokolnyapun bisa berbeda pula, demikian juga dengan yang lainnya. Network layer telah mendapat tugas untuk mengatasi semua masalah seperti ini, sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang berbeda untuk saling terinterkoneksi.</p>
<p>6. Data Link layer<br />
Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum diteruskan kenetwork layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecag-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte). Kemudian data link layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. Karena physical layer menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur frame, maka tergantung pada data link layer-lah untuk membuat dan mengenali batas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awal dan akhir frame. Bila secara insidental pola-pola bit ini bisa ditemui pada data, maka diperlukan perhatian khusus untuk menyakinkan bahwa pola tersebut tidak secara salah dianggap sebagai batas-batas frame.<br />
Terjadinya noise pada saluran dapat merusak frame. Dalam hal ini, perangkat lunak data link layer pada mesin sumber dapat mengirim kembali frame yang rusak tersebut. Akan tetapi transmisi frame sama secara berulang-ulang bisa menimbulkan duplikasi frame. Frame duplikat perlu dikirim apabila acknowledgement frame dari penerima yang dikembalikan ke pengirim telah hilang. Tergantung pada layer inilah untuk mengatasi masalah-masalah yang disebabkan rusaknya, hilangnya dan duplikasi frame. Data link layer menyediakan beberapa kelas layanan bagi network layer. Kelas layanan ini dapat dibedakan dalam hal kualitas dan harganya.<br />
Masalah-masalah lainnya yang timbul pada data link layer (dan juga sebagian besar layer-layer di atasnya) adalah mengusahakan kelancaran proses pengiriman data dari pengirim yang cepat ke penerima yang lambat. Mekanisme pengaturan lalu-lintas data harus memungkinkan pengirim mengetahui jumlah ruang buffer yang dimiliki penerima pada suatu saat tertentu. Seringkali pengaturan aliran dan penanganan error ini dilakukan secara terintegrasi.<br />
Saluran yang dapat mengirim data pada kedua arahnya juga bisa menimbulkan masalah. Sehingga dengan demikian perlu dijadikan bahan pertimbangan bagi software data link layer. Masalah yang dapat timbul di sini adalah bahwa frame-frame acknoeledgement yang mengalir dari A ke B bersaing saling mendahului dengan aliran dari B ke A. Penyelesaian yang terbaik (piggy backing) telah bisa digunakan; nanti kita akan membahasnya secara mendalam.<br />
Jaringan broadcast memiliki masalah tambahan pada data link layer. Masalah tersebut adalah dalam hal mengontrol akses ke saluran yang dipakai bersama. Untuk mengatasinya dapat digunakan sublayer khusus data link layer, yang disebut medium access sublayer.</p>
<p>7. Physical layer<br />
Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit. Pertanyaan yang timbul dalam hal ini adalah : berapa volt yang perlu digunakan untuk menyatakan nilai 1? dan berapa volt pula yang diperlukan untuk angka 0?. Diperlukan berapa mikrosekon suatu bit akan habis? Apakah transmisi dapat diproses secara simultan pada kedua arahnya? Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masing pin? Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secara mekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di bawah physical layer.<br />
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?<br />
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.<br />
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.<br />
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.Model OSIKeteranganApplication Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=278&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/12/tentang-osi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setting sharing printerwindows dan linux</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/05/setting-sharing-printerwindows-dan-linux/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/05/setting-sharing-printerwindows-dan-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 07:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Printer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Setting sharing printerwindows dan linux Bagaimana cara setting sharing printer epson c58 dari windows ke linux?? Berikut ini kita akan memaparkan cara konfigurasi printer yang terhubung dengan jaringan antara windows dan ubuntu. Pertama kita umpamakan printer telah berjalan pada OS windows atau silahkan setting share printer di windows : control panel &#62;&#62; printer and faxes [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=274&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><strong> Setting sharing printerwindows dan linux</strong></p>
<p style="text-align:left;">
Bagaimana cara setting sharing printer epson c58 dari windows ke linux??<br />
Berikut ini kita akan memaparkan cara konfigurasi printer yang terhubung dengan jaringan antara windows dan ubuntu.<br />
Pertama kita umpamakan printer telah berjalan pada OS windows atau silahkan setting share printer di windows :<br />
control panel &gt;&gt; printer and faxes &gt;&gt; printer</p>
<p>Nah sekarang kita ke linux.. Berikut caranya :</p>
<p>1. install smbfs melalui terminal</p>
<p>apt-get install smbfs</p>
<p>2. install gnome cups manager melalui terminal</p>
<p>apt-get install gnome-cups-manager</p>
<p>3. pilih system &#8211; administration &#8211; printing (pilihan printing akan ada 2, pilihnya yg bawah aja, agar tampilannya lebih simple)</p>
<p>4. Double click, pada new printer</p>
<p>5. Pilih Windows Printer (SMB), masukkan IP dari PC windows, dan masukkan nama printer sharingnya.<span id="more-274"></span></p>
<p>6. Pilih Manufacturer nya epson dan drivernya gunakan stylus c64</p>
<p>7. Selesai. Selamat mencoba&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/274/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=274&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/05/setting-sharing-printerwindows-dan-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membuat “Read More” di Blogger</title>
		<link>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/05/membuat-%e2%80%9cread-more%e2%80%9d-di-blogger/</link>
		<comments>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/05/membuat-%e2%80%9cread-more%e2%80%9d-di-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 07:34:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vatmacwex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vatmacwex.wordpress.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Membuat “Read More” di Blogger Caranya: * Login ke blogger.com, pilih blog yang pengen kamu edit, klik link Layout kemudian masuk ke Edit HTML * Untuk bisa ngedit template secara keseluruhan, kamu harus centang/tandai/aktifkan Expand Widget Templates * Masukkan kode berikut sebelum tag atau tepat sesudah kode } ]]&#62; seperti ini: &#60;style&#62; &#60;b:if cond=&#8217;data:blog.pageType == [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=271&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Membuat “Read More” di Blogger<br />
Caranya:</p>
<p>* Login ke blogger.com, pilih blog yang pengen kamu edit, klik link Layout kemudian masuk ke Edit    HTML<br />
* Untuk bisa ngedit template secara keseluruhan, kamu harus centang/tandai/aktifkan Expand Widget Templates</p>
<p>* Masukkan kode berikut sebelum tag atau tepat sesudah kode } ]]&gt; seperti ini:<br />
&lt;style&gt;<br />
&lt;b:if cond=&#8217;data:blog.pageType == &#8220;item&#8221;&#8216;&gt;<br />
span.fullpost {display:inline;}<br />
&lt;b:else/&gt;<br />
span.fullpost {display:none;}<br />
&lt;/b:if&gt;<br />
&lt;/style&gt;<span id="more-271"></span></p>
<p>&lt;!&#8211;<br />
<b><br />
span.fullpost {display:inline;}<br />
<b /><br />
span.fullpost {display:none;}<br />
</b><br />
&#8211;&gt;</p>
<p>* Selanjutnya mengatur supaya postingan terpotong, cari kode</p>
<p>dalam template kamu dan tambahkan kode berikut tepat dibawahnya:</p>
<p>&lt;b:if cond=&#8217;data:blog.pageType != &#8220;item&#8221;&#8216;&gt;<br />
&lt;a expr:href=&#8217;data:post.url&#8217;&gt; Read More..&lt;/a&gt;<br />
&lt;/b:if&gt;<br />
<a> Read More..</a></p>
<p>* Nah supaya terpotong, setiap kali kamu posting, klik pada bagian posting dimana kamu pengen tulisan Read More.. muncul, dan ketik <span class="fullpost"> sisa postingan sampai selesai </span>. Untuk menmbahkan kode ini, ketika posting kamu harus dalam mode Edit HTML bukan Compose</p>
<p>Contoh penulisan posting:</p>
<p>ISP adalah perusahaan penyedia jasa pelayanan internet. Peran ISP adalah menghubungkan kita dengan jaringan internet internasional. Jenis layanan yang disediakan oleh setiap ISP kepada setiap pelanggan berbeda-beda .<span class="fullpost"> Dan ini adalah sisa postingan saya yang akan saya sembunyikan dan hanya muncul pada saat post page atau link read more.. diklik </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vatmacwex.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vatmacwex.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vatmacwex.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vatmacwex.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vatmacwex.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vatmacwex.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vatmacwex.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vatmacwex.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vatmacwex.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vatmacwex.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vatmacwex.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vatmacwex.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vatmacwex.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vatmacwex.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vatmacwex.wordpress.com&amp;blog=14829702&amp;post=271&amp;subd=vatmacwex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vatmacwex.wordpress.com/2010/10/05/membuat-%e2%80%9cread-more%e2%80%9d-di-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b27deab8198ad666f937183dadf2211?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vatmacwex</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
